GPT for Hacker: Asisten AI Khusus Buat Beresin Job Pentesting Kau

GPT for Hacker: Asisten AI Khusus Buat Beresin Job Pentesting Kau

Yo, brok. dulu kita udah bahas 5 AI terbaik untuk hacking secara umum. Tapi tau gak? Sekarang eranya udah makin spesifik. Para security researcher udah mulai bikin Custom GPT yang didesain khusus buat satu tugas doang biar hasilnya lebih akurat dan gak banyak ngaco.

Pake AI umum kayak ChatGPT standar kadang suka kena guardrail atau sensor kalo nanya soal exploit. Nah, daftar GPT di bawah ini adalah "jalan pintas" buat kau yang pengen kerja lebih cerdas, bukan cuma kerja keras. Cekidot list-nya!

12 Custom GPT Wajib Buat Senjata Baru Kau

Ini dia daftar AI spesialis yang bisa kau integrasikan ke dalam alur kerja offensive maupun defensive kau:

  1. PentestGPT: Jagoan buat automasi pentesting. Dia bantu kau dari tahap enumeration sampe dapet root access dengan step-by-step yang logis.
  2. Bug Hunter GPT: Temen setia buat para pemburu dollar di platform Bug Bounty. Fokus nyari celah di aplikasi web.
  3. Cylect.io: AI yang fokus ke threat intelligence dan OSINT. Nyari info aset target jadi jauh lebih gampang.
  4. CISO GPT: Buat kau yang mau main di level manajerial atau kebijakan keamanan. Bagus buat konsultasi standar kepatuhan.
  5. HackTricksGPT: Ini kayak punya buku HackTricks hidup. Semua payload dan teknik bypass ada di otaknya.
  6. ReconGPT: Spesialisasi di tahap awal serangan. Dia bantu kau memetakan attack surface target dengan efisien.
  7. ExploitGPT: Butuh PoC (Proof of Concept) cepat buat sebuah CVE? AI ini jagonya bikin draf exploit script.
  8. Malware Analysis GPT: Kasih dia potongan kode mencurigakan, dan dia bakal bedah apa fungsi aslinya secara mendalam.
  9. Threat Intelligence GPT: Update terus sama tren serangan terbaru dan APT (Advanced Persistent Threat) yang lagi berkeliaran.
  10. Secure Coding GPT: Buat para developer atau White Hat. Dia bakal review kode kau dan kasih tau di mana letak celah yang bisa dieksploitasi.
  11. Incident Response GPT: Pas lagi kena serangan, AI ini bantu kasih panduan cepat buat containment dan recovery.
  12. ForensicsGPT: Jagoan di dunia digital forensics. Bantu analisis log dan sisa-sisa digital dari sebuah insiden.

Kenapa Harus Pake AI Spesifik Kayak Gini?

Baca Juga: Rekomendasi website buat asah skill

Mungkin kau tanya, "Kenapa gak pake ChatGPT biasa aja, Bro?". Jawabannya simpel:

  • Knowledge Base Terfokus: AI ini udah di-train atau dikasih instruksi khusus pake dataset cybersecurity yang solid.
  • Minimal Sensor: Biasanya lebih pinter buat ngasih info teknis tanpa dikit-dikit bilang "I can't help with that" (selama buat tujuan edukasi dan riset ya!).
  • Efisiensi Waktu: Kau gak perlu jelasin konteks panjang lebar. Langsung ke intinya, dia udah paham bahasa hacker.

Kesimpulan: AI Adalah Force Multiplier Kau

Pake AI bukan berarti kau jadi males atau gak perlu belajar dasar lagi. Justru, AI ini adalah force multiplier—dia bikin skill kau yang udah ada jadi berkali-kali lipat lebih efektif. Coba deh eksplor salah satu dari daftar di atas dan rasain bedanya pas lagi labbing

"Where creativity, exploitation, and expression collide." — 6ickZone

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama